News Update :

KTSP

Dono Ilmu News

Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Model Desain Sistem Pembelajaran

Tuesday, June 5, 2012 8:39 PM

1. Pengembangan Desain Model Kemp

Menurut Kemp (dalam, Trianto, 2007: 53) Pengembangan perangkat merupakan suatu lingkaran yang kontinue. Tiap-tiap langkah pengembangan berhubungan langsung dengan aktivitas revisi. Pengembangan perangkat ini dimulai dari titik manapun sesuai di dalam siklus tersebut.
Pengembangan perangkat model Kemp memberi kesempatan kepada para pengembang untuk dapat memulai dari komponen manapun. Namun karena kurikulum yang berlaku secara nasional di Indonesia dan berorientasi pada tujuan, maka seyogyanya proses pengembangan itu dimulai dari tujuan.
Secara umum model pengembangan model Kemp ditunjukkan pada gambar berikut:


Gambar 2.
Model pengembangan sistem pembelajaran ini memuat pengembangan perangkat pembelajaran. Terdapat sepuluh unsur rencana perancangan pembelajaran. Kesepuluh unsur tersebut adalah:
  1. Identifikasi masalah pembelajaran, tujuan dari tahapan ini adalah mengidentifikasi antara tujuan menurut kurikulum yang berlaku dengan fakta yang terjadi di lapangan baik yang menyangkut model, pendekatan, metode, teknik maupun strategi yang digunakan guru.
  2. Analisis Siswa, analisis ini dilakukan untuk mengetahui tingkah laku awal dan karateristik siswa yang meliputi ciri, kemampuan dan pengalaan baik individu maupun kelompok.
  3. Analisis Tugas, analisis ini adalah kumpulan prosedur untuk menentukan isi suatu pengajaran, analisis konsep, analisis pemrosesan informasi, dan analisis prosedural yang digunakan untuk memudahkan pemahaman dan penguasaan tentang tugas-tugas belajar dan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Rencana Program Pembelajaran (RPP) dan lembar kegiatan siswa (LKS)
  4. Merumuskan Indikator, Analisis ini berfungsi sebagai (a) alat untuk mendesain kegiatan pembelajaran, (b) kerangka kerja dalam merencanakan mengevaluasi hasil belajar siswa, dan (c) panduan siswa dalam belajar.
  5. Penyusunan Instrumen Evaluasi, Bertujuan untuk menilai hasil belajar, kriteria penilaian yang digunakan adalah penilaian acuan patokan, hal ini dimaksudkan untuk mengukur ketuntasan pencapaian kompetensi dasar yang telah dirumuskan.
  6. Strategi Pembelajaran, Pada tahap ini pemilihan strategi belajar mengajar yang sesuai dengan tujuan. Kegiatan ini meliputi: pemilihan model, pendekatan, metode, pemilihan format, yang dipandang mampu memberikan pengalaman yang berguna untuk mencapai tujuan pembelajaran.
  7. Pemilihan media atau sumber belajar, Keberhasilan pembelajaran sangat tergantung pada penggunaan sumber pembelajaran atau media yang dipilih, jika sumber-sumber pembelajaran dipilih dan disiapkan dengan hati-hati, maka dapat memenuhi tujuan pembelajaran.
  8. Merinci pelayanan penunjang yang diperlukan untuk mengembangkan dan melaksanakan dan melaksanakan semua kegiatan dan untuk memperoleh atau membuat bahan.
  9. Menyiapkan evaluasi hasil belajar dan hasil program.
  10. Melakukan kegiatan revisi perangkat pembelajaran, setiap langkah rancangan pembelajaran selalu dihubungkan dengan revisi. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengevaluasi dan memperbaiki rancangan yang dibuat.

2. Model Pengembangan 4-D

Model pengembangan 4-D (Four D) merupakan model pengembangan perangkat pembelajaran. Model ini dikembangkan oleh S. Thagarajan, Dorothy S. Semmel, dan Melvyn I. Semmel. Model pengembangan 4D terdiri atas 4 tahap utama yaitu: (1) Define (Pembatasan), (2) Design (Perancangan), (3) Develop (Pengembangan) dan Disseminate (Penyebaran), atau diadaptasi Model 4-P, yaitu Pendefinisian, Perancangan, Pengembangan, dan Penyebaran seperti pada gambar 5 berikut:

Gambar 3. Model Pengembangan Perangkat Pembelajaran 4-D
Thigarajan (Trianto, 2007a: 66)
Secara garis besar keempat tahap tersebut sebagai berikut (Trianto, 2007 : 65 – 68).
1.   Tahap Pendefinisian (define). Tujuan tahap ini adalah menentapkan dan mendefinisikan syarat-syarat pembelajaran di awali dengan analisis tujuan dari batasan materi yang dikembangkan perangkatnya.
Tahap ini meliputi 5 langkah pokok, yaitu:
(a) Analisis ujung depan,
(b) Analisis siswa,
(c) Analisis tugas.
(d) Analisis konsep, dan
(e) Perumusan tujuan pembelajaran.
2. Tahap Perencanaan (Design ). Tujuan tahap ini adalah menyiapkan prototipe perangkat pembelajaran. Tahap ini terdiri dari empat langkah yaitu,
    • Penyusunan tes acuan patokan, merupakan langkah awal yang menghubungkan antara tahap define dan tahap design. Tes disusun berdasarkan hasil perumusan Tujuan Pembelajaran Khusus (Kompetensi Dasar dalam kurikukum KTSP). Tes ini merupakan suatu alat mengukur terjadinya perubahan tingkah laku pada diri siswa setelah kegiatan belajar mengajar,
    • Pemilihan media yang sesuai tujuan, untuk menyampaikan materi pelajaran,
    • Pemilihan format. Di dalam pemilihan format ini misalnya dapat dilakukan dengan mengkaji format-format perangkat yang sudah ada dan yang dikembangkan di negara-negara yang lebih maju.
3. Tahap Pengembangan (Develop). Tujuan tahap ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran yang sudah direvisi berdasarkan masukan dari pakar. Tahap ini meliputi: (a) validasi perangkat oleh para pakar diikuti dengan revisi,
    • simulasi yaitu kegiatan mengoperasionalkan rencana pengajaran, dan
    • uji coba terbatas dengan siswa yang sesungguhnya.
    • Hasil tahap (b) dan (c) digunakan sebagai dasar revisi. Langkah berikutnya adalah uji coba lebih lanjut dengan siswa yang sesuai dengan kelas sesungguhnya.
4. Tahap penyebaran (Disseminate). Pada tahap ini merupakan tahap penggunaan perangkat yang telah dikembangkan pada skala yang lebih luas misalnya di kelas lain, di sekolah lain, oleh guru yang lain. Tujuan lain adalah untuk menguji efektivitas penggunaan perangkat di dalam KBM.

3. Model Pengembangan Pembelajaran Menurut Dick & Carey

Perancangan pengajaran menurut sistem pendekatan model Dick & Cerey, yang dikembangkan oleh Walter Dick & Lou Carey (dalam, Trianto, 2007: 61). Model pengembangan ini ada kemiripan dengan model yang dikembangkan Kemp, tetapi ditambah dengan komponen melaksanakan analisis pembelajaran, terdapat beberapa komponen yang akan dilewati di dalam proses pengembangan dan perencanaan tersebut. Urutan perencanaan dan pengembangan ditunjukkan pada gambar 4 berikut:

Gambar2. Model Perancangan dan Pengembangan Pengajaran
Menurut Dick & Carey (dalam Trianto, 2007a: 62)
Dari model di atas dapat digambarkan sebagai berikut:
  1. Identifikasi Tujuan (Identity Instruyctional Goals). Tahap awal model ini adalah menentukan apa yang diinginkan agar siswa dapat melakukannya ketika mereka telah menyelesaikan program pengajaran. Definisi tujuan pengajaran mungkin mengacu pada kurikulum tertentu atau mungkin juga berasal dari daftar tujuan sebagai hasil need assesment., atau dari pengalaman praktek dengan kesulitan belajar siswa di dalam kelas.
  2. Melakukan Analisis Instruksional (Conducting a goal Analysis). Setelah mengidentifikasi tujuan pembelajaran, maka akan ditentukan apa tipe belajar yang dibutuhkan siswa. Tujuan yang dianalisis untuk mengidentifikasi keterampilan yang lebih khusus lagi yang harus dipelajari. Analisis ini akan menghasilkan carta atau diagram tentang keterampilan-keterampilan/ konsep dan menunjukkan keterkaitan antara keterampilan konsep tersebut.
  3. Mengidentifikasi Tingkah Laku Awal/ Karakteristik Siswa (Identity Entry Behaviours, Characteristic) Ketika melakukan analisis terhadap keterampilan-keterampilan yang perlu dilatihkan dan tahapan prosedur yang perlu dilewati, juga harus dipertimbangkan keterampilan apa yang telah dimiliki siswa saat mulai mengikuti pengajaran. Yang penting juga untuk diidentifikasi adalah karakteristik khusus siswa yang mungkin ada hubungannya dengan rancangan aktivitas-aktivitas pengajaran
  4. Merumuskan Tujuan Kinerja (Write Performance Objectives) Berdasarkan analisis instruksional dan pernyataan tentang tingkah laku awal siswa, selanjutnya akan dirumuskan pernyataan khusus tentang apa yang harus dilakukan siswa setelah menyelesaikan pembelajaran.
  5. Pengembangan Tes Acuan Patokan (developing criterian-referenced test items). Pengembangan Tes Acuan Patokan didasarkan pada tujuan yang telah dirumuskan, pengebangan butir assesmen untuk mengukur kemampuan siswa seperti yang diperkirakan dalam tujuan
  6. Pengembangan strategi Pengajaran (develop instructional strategy). Informasi dari lima tahap sebelumnya, maka selanjutnya akan mengidentifikasi yang akan digunakan untuk mencapai tujuan akhir. Strategi akan meliputi aktivitas preinstruksional, penyampaian informasi, praktek dan balikan, testing, yang dilakukan lewat aktivitas.
  7. Pengembangan atau Memilih Pengajaran (develop and select instructional materials). Tahap ini akan digunakan strategi pengajaran untuk menghasilkan pengajaran yang meliputi petunjuk untuk siswa, bahan pelajaran, tes dan panduan guru.
  8. Merancang dan Melaksanakan Evaluasi Formatif (design and conduct formative evaluation). Evaluasi dilakukan untuk mengumpulkan data yang akan digunakan untuk mengidentifikasi bagaimana meningkatkan pengajaran.
  9. Menulis Perangkat (design and conduct summative evaluation). Hasil-hasil pada tahap di atas dijadikan dasar untuk menulis perangkat yang dibutuhkan. Hasil perangkat selanjutnya divalidasi dan diujicobakan di kelas/ diimplementasikan di kelas.
  10. Revisi Pengajaran (instructional revitions). Tahap ini mengulangi siklus pengembangan perangkat pengajaran. Data dari evaluasi sumatif yang telah dilakukan pada tahap sebelumnya diringkas dan dianalisis serta diinterpretasikan untuk diidentifikasi kesulitan yang dialami oleh siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Begitu pula masukan dari hasil implementasi dari pakar/validator.

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

8:38 PM

 

 

A.   Pengertian Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) merupakan pembaruan secara sadar akan pengetahuan dan peningkatan kompetensi guru sepanjang kehidupan kerjanya. PKB dilaksanakan dalam upaya mewujudkan guru yang profesional, bermatabat dan sejahtera; sehingga guru dapat berpartisifasi aktif untuk membentuk insan Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan YME, unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki jiwa estetis, etis, berbudi pekerti luhur, dan berkepribadian

 

 

Tujuan PKB

PKB bagi guru memiliki tujuan umum untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah/madrasah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Sedangkan tujuan khusus PKB adalah sebagai berikut:
  1. Memfasiltasi guru untuk mencapai standar kompetensi profesi yang telah ditetapkan.
  2. Memfasilitasi guru untuk terus memutakhirkan kompetensi yang mereka miliki sekarang dengan apa yang menjadi tuntutan ke depan berkaitan dengan profesinya.
  3. Memotivasi guru-guru untuk tetap memiliki komitmen melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai tenaga profesional.
  4. Mengangkat citra, harkat, martabat profesi guru, rasa hormat dan kebanggaan kepada penyandang profesi guru.
PKB adalah bentuk pembelajaran berkelanjutan bagi guru yang merupakan kendaraan utama dalam upaya membawa perubahan yang diinginkan berkaitan dengan keberhasilan siswa.

PRIORITAS KEGIATAN

  1. Kompetensi yang diidentifikasikan di bawah standar berdasarkan penilaian formatif.
  2. Kompetensi yang diidentifikasikan oleh guru perlu ditingkatkan.
  3. Pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang diperlukan oleh guru untuk pengembangan karir.
  4. Pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang diperlukan oleh guru untuk melaksanakan tugas-tugas baru, misalnya sebagai kepala sekolah.
  5. Pengetahuan, keterampilan, materi yang dibutuhkan berdasarkan Laporan Evaluasi Diri Sekolah dan/atau Rencana Tahunan Pengembangan Sekolah.
  6. Pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi khusus yang diminati oleh guru

MACAM DAN JENIS KEGIATAN PKB

No.
Macam  PKB
Jenis Kegiatan
1 Pengembangan Diri (PD)
  • Diklat fungsional
  • Kegiatan kolektif guru
2 Publikasi Ilmiah (PI)
  • Presentasi pada forum ilmiah
  • Publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan ilmu di bidang pendidikan formal
  • Publikasi buku pelajaran, buku pengayaan, dan pedoman guru
3 Karya Inovatif (KI)
  • Menemukan teknologi tepat guna
  • Menemukan/menciptakan karya seni
  • Membuat/memodifikasi alat pelajaran/peraga/praktikum
  • Mengikuti pengembangan penyusunan standar . pedoman.,  soal dan sejenisnya

Kegiatan Pengembangan Diri (PD)

Kegiatan pengembangan diri yang mencakup diklat fungsional dan kegiatan kolektif guru tersebut harus mengutamakan kebutuhan guru untuk pencapaian standar dan/atau peningkatan kompetensi profesi khususnya berkaitan dengan melaksanakan layanan pembelajaran. Kebutuhan tersebut mencakup antara lain:
(1). Kompetensi penyusunan RPP, program kerja, perencanaan pendidikan, evaluasi, dll;
(2). Penguasaan materi dan kurikulum;
(3). Penguasaan metode mengajar;
(4). Kompetensi melakukan evaluasi peserta didik dan pembelajaran;
(5). Penguasaan teknologi informatika dan komputer (TIK);
(6). Kompetensi inovasi dalam pembelajaran dan sistem pendidikan di Indonesia, dsb;
(7). Kompetensi menghadapi tuntutan teori terkini; dan
(8). Kompetensi lain yang terkait dengan pelaksanaan tugas-tugas tambahan atau tugas lain yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah.
Kegiatan Pengembangan Diri terdiri dari dua kegiatan yaitu: Diklat Fungsional dan Kegiatan Kolektif Guru.
  1. Diklat Fungsional
Diklat fungsional adalah kegiatan guru dalam mengikuti pendidikan atau latihan yang bertujuan untuk mencapai standar kompetensi profesi yang ditetapkan dan/atau meningkatkan keprofesian untuk memiliki kompetensi di atas standar kompetensi profesi dalam kurun waktu tertentu.
  1. Kegiatan Kolektif Guru
Kegiatan kolektif guru adalah kegiatan guru dalam mengikuti kegiatan pertemuan ilmiah atau kegiatan bersama yang bertujuan untuk mencapai standar atau di atas standar kompetensi profesi yang telah ditetapkan.
Kegiatan kolektif guru mencakup:
(1). Kegiatan lokakarya atau kegiatan kelompok guru (KKG, MGMP, KKKS, MKKS, KKPS, dan MKPS);
(2). Pembahas atau peserta pada seminar, koloqium, diskusi pannel atau bentuk pertemuan ilmiah yang lain; dan
(3). Kegiatan kolektif lain yang sesuai dengan tugas dan kewajiban guru.


Pelaksanaan Publikasi Ilmiah

Publikasi ilmiah adalah karya tulis ilmiah yang telah dipublikasikan kepada masyarakat sebagai bentuk kontribusi guru terhadap peningkatan kualitas proses pembelajaran di sekolah dan pengembangan dunia pendidikan secara umum. Publikasi ilmiah mencakup 3 kelompok kegiatan, yaitu: (1)  Presentasi Pada Forum Ilmiah (2) Publikasi Ilmiah Atas Hasil Penelitian Atau Gagasan Ilmu Di Bidang Pendidikan Formal (3)  Publikasi Buku Pelajaran, Buku Pengayaan, Dan Pedoman Guru

  1. Presentasi Pada Forum Ilmiah
Sebagai pemrasaran/nara sumber pada seminar, lokakarya ilmiah, koloqium atau diskusi ilmiah. Kegiatan forum ilmiah ini minimal dilaksanakan di Kabupaten. Misalnya Seminar Nasional yang diadakan oleh MGMP tingkat kabupaten.

  1. Publikasi Ilmiah Atas Hasil Penelitian Atau Gagasan Ilmu Di Bidang Pendidikan Formal.
1)      Karya tulis berupa laporan hasil penelitian pada bidang pendidikan di sekolahnya yang:
  • diterbitkan/dipublikasikan dalam bentuk buku yang ber-ISBN dan diedarkan secara nasional atau telah lulus dari penilaian ISBN,
  • diterbitkan/dipublikasikan dalam majalah/jurnal ilmiah tingkat nasional yang terakreditasi, provinsi, dan tingkat kabupaten/kota,
  • diseminarkan di sekolah atau disimpan di perpustakaan.
2)      Tulisan ilmiah populer di bidang pendidikan formal dan pembelajaran pada satuan pendidikanyang dimuat di:
  • jurnal tingkat nasional yang terakreditasi;
  • jurnal tingkat nasional yang tidak terakreditasi/tingkat provinsi;
  • jurnal tingkat lokal (kabupaten/kota/sekolah/-madrasah, dsb.

  1. Publikasi Buku Pelajaran, Buku Pengayaan, Dan Pedoman Guru
1)      Buku pelajaran per tingkat atau buku pendidikan per judul yang lolos penilaian BSNP
• dicetak oleh penerbit dan ber-ISBN
• dicetak oleh penerbit dan belum ber-ISBN
2)      Modul/diklat pembelajaran per semester yang digunakan di tingkat:
• provinsi dengan pengesahan dari Dinas Pendidikan Provinsi;
• kabupaten/kota dengan pengesahan dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota;
• sekolah/madrasah setempat.
3)      Buku dalam bidang pendidikan dicetak oleh penerbit yang ber-ISBN dan/atau tidak ber-ISBN;
4)      Karya hasil terjemahan yang dinyatakan oleh kepala sekolah/ madrasah tiap karya;
5)      Buku pedoman guru.

Pelaksanaan Karya inovatif

Karya inovatif adalah karya yang bersifat pengembangan, modifikasi atau penemuan baru sebagai bentuk kontribusi guru terhadap peningkatan kualitas proses pembelajaran di sekolah dan pengembangan dunia pendidikan, sains/teknologi, dan seni. Karya inovatif ini mencakup:
  1. Menemukan Teknologi Tepat Guna kategori kompleks dan/atau sederhana
  2. Menemukan/Menciptakan Karya Seni kategori kompleks dan/atau sederhana
  3. Membuat/Memodifikasi Alat Pelajaran/Peraga/Praktikum kategori kompleks dan/atau sederhana
  4. Mengikuti Pengembangan Penyusunan Standar . Pedoman.,  Soal dan Sejenisnya

Orang Ber-EQ Tinggi Susah Deteksi Kebohongan

Tuesday, May 22, 2012 4:58 PM




ORANG yang memiliki kecerdasan emosional (EQ) tinggi cenderung tidak mampu mendeteksi suatu kebohongan yang diutarakan orang lain.

Hal tersebut diungkapkan peneliti Universitas British Columbia setelah melakukan pengamatan terhadap 116 partisipan.

Laporan penelitian itu kemudian dipublikasikan lewat jurnal Legal and Criminological Psychology, akhir pekan lalu.

Pemimpin penelitian Stephen Porter menyatakan hasil penelitiannya telah menunjukkan bahwa EQ menyebabkan efek paradoks dalam menilai kejujuran seseorang.

Para paritisipan itu diperlihatkan 20 video dari berbagai wilayah di dunia. Beberapa dari video itu menunjukkan permohonan serta pengakuan tanggung jawab atas hilang atau terbunuhnya seseorang.

Usai menyaksikan video tersebut, para partisipan pun diminta mengisi kuosioner untuk mengukur EQ serta persepsi partisipan atas video-video tersebut.

Walhasil, partisipan yang memiliki EQ lebih tinggi terlalu percaya diri dalam menilai ketulusan serta perasaan simpatik terhadap orang-orang dalam video. (LiveScience/MI/Wrt3)

Pengumuman Hasil UN 2012 SD, SMP, SMA

Sunday, May 20, 2012 10:26 PM

Pengumuman Hasil UN 2012 SD, SMP, SMA Pengumuman Hasil UN 2012 Pengumuman Hasil Ujian Nasional SMA, SMK, SMP, MTS, SD dan MI untuk para siswa yang lagi menunggu Hasil UN 2012, sangat tepat jika sobat tercinta berbagi ke pengalaman melalui artikel ini, saya berdo'a agar siswa semua di seluruh pelosok negeri tercinta ini bisa lulus semua dengan hasil yang sangat memuaskan, dan nilai UN yang bisa dipergunkan untuk lanjut ketingkat jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi, sesuai dengan harapan dan cita cita kalian semua sebagi generasi penerus bangsa indonesia yang jujur dan bertanggung jawab

Pengumuman Hasil UN  2012 SD, SMP, SMA

Pengumuman Hasil UN 2012 SD, SMP, SMA

Pengumuman Hasil UN 2012 SD, SMP, SMA

Dengan secara sengaja saya updete spesial buat sobat semua yang belum mengetahui kapan Pengumuman Hasil Ujian Nasional 2012. Untuk lihat hasil pengumuman paling dengan lengkap silahkan lihat dan simak berikut ini.

Pengumuman Hasil UN SMA/MA/SMK 2012
Pengumumuan hasil ujian nasional untuk SMA/ MA/ SMK akan diumumkan pada tanggal 24 Mei 2012
Pengumuman Hasil UN SMP/MTs 2012
Bagi siswa SMP/ MT.s/ SMPLB akan diumumkan pada tanggal 2 Juni 2012
Pengumuman Hasil UN SD/MI 2012
Bagi siswa SD/ MI/ SDLB akan dimumkan sesuai masing-masing Daerahnya
Demikianlah artikel dari saya tentang "Pengumuman Hasil UN 2012 SD, SMP, SMA" yang semoga bisa berguna dan bermanfaat buat siswa tercinta, dan jangan lupa juga buat baca Pengumuman Hasil UKA Sertifikasi Guru 2012 dalam postingan beberapa hari yang lalu, sekian dari saya ucapkan terima kasih, buat yang pengen share melaui blog atau copas silahkan saja bukankah berbagi itu indah asal jangan lupa camtumkan sumber.

Hasil Pengumuman Hasil UN SMA/MA/SMK/SMALB 2012

10:25 PM

Hasil Pengumuman Hasil UN SMA/MA/SMK/SMALB 2012 dalam kelender pendidikan DIKNAS, pemberitahuan secara plural serempak ke siswa pada tanggal 26 Mei 2012, dan pada hari itu beberapa sekolah skaligus menyandingkannya dengan acara perpisahan Sekolah, berikut hal esensial dari penetapan waktu pengumuman, pengumuman Hasil UN SMA/MA/SMK/SMALB 2012 apabila kita melihat pengumuman Hasil UN 2012, maka mungkin saja ada pihak dari sebuah sekolah yang mengumumkan hasil ujian nasionalnya melalui surat yang akan dikirimkan langsung ke rumah masing-masing siswa yang mengikuti Ujian Nasional 2012

Hasil Pengumuman Hasil UN SMA/MA/SMK/SMALB 2012

Hasil Pengumuman Hasil UN SMA/MA/SMK/SMALB 2012

Hasil Pengumuman Hasil UN SMA/MA/SMK/SMALB 2012


Berikut adalah Jadwal Pengumuman Hasil UN SMA/MA/SMK/SMALB 2012 Seluruh Indonesia:
Pendidikan : SMA/MA/SMK/SMALB
Hari : Kamis
Tanggal : 24 Mei 2012
Wilayah : Seluruh Indonesia

Nah sekarang bagi teman teman semua yang mengikuti Ujian Nasional SMA/MA/SMK/SMALB 2012 harap bersabar dahulu hingga nanti waktunya telah tiba. Perbanyaklah berharap pada Allah Swt, untuk keberhasilan kelulusan , sebab segalannya tergantung pada persangkaan baik anda kepada Allah, dan tidak ada yang merubah taqdir kecuali doa

Harapan semoga pada tahun 2012 ini semua pelajar di seluruh Indonesia untuk Hasil UN SMA/MA/SMK/SMALB 2012 mendapatkan nilai yang terbaik dan jalan yang terbaik pastinya.

Download NUPTK Web Browser

Tuesday, May 8, 2012 5:33 AM


NUPTK Web Browser adalah aplikasi bagi anda insan guru dan tenaga kependidikan yang ingin mengetahui Nomor Unik Tenaga Pendidik dan Kependidikan (NUPTK) terbaru. Dengan maraknya Sertifikasi Guru dimana salah satu syaratnya harus memiliki NUPTK, maka NUPTK browser wajib diperuntukkan untuk guru mengakses database NUPTK online yang berisi database PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) Indonesia yang bertugas baik di dalam Negeri maupun di luar Negeri. Proses update data hanya diperuntukkan bagi pengguna yang sudah diijinkan memiliki akun NUPTK.
NUPTK web browser adalah software untuk melihat NUPTK terbaru yang dibuat oleh Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) Republik Indonesia.
Penggunaan software NUPTK browser cukup mudah. Jalankan software ini, kemudian pilih kata kunci pencarian. Kata kunci terdiri dari pencarian nuptk, nama PTK, sekolah/madrasah, sekolah luar negeri, pendidikan non formal dan pengawas. Setelah kata kunci dipilih, klik tombol cari untuk mengakses database secara online.
Jika anda masih belum mempunyai software nuptk web browser, dapat di download di situs resmi ditjen pmptk disini. Jika di situs resmi ada masalah, dapat mengunduh software nuptk web browser downloader disini. Software NWB downloader berguna untuk mengunduh secara langsung software nuptk web browser versi terbaru di situs mirror.

Download NUPTK Web Browser

Link utama unduk disini
Mirror disini dan disini

Cek NUPTK Lewat HP

Thursday, March 8, 2012 7:07 AM

Cek Nomor NUPTK Online Lewat SMS HP

NUPTK SMS Center  Layanan Akses  Data NUPTK  melalui SMS . Sistem Ini memungkinkan bagi para Guru/ Tenaga Kependidikan  memperoleh Informasi  NUPTK  melalui SMS 
Cara : Kirim SMS 
No Tujuan : 081218582888
Isi Pesan : NUPTK#Nama lengkap tanpa gelar#Tempat Lahir#Tgl Lahir(DD-MM-YYYY)
Contoh : Nuptk#arif nugraha suryadi#jakarta#21-06-1928

 Jika Anda Lupa User & Password NUPTK  Online    
Kirim SMS  ke  : 081218582888
Isi Pesan       : INFO USER

Sistem hanya menjawab KHUSUS bagi no HP yang sudah terdaftar



NUPTK Web Browser terbaru

7:02 AM

NUPTK Web Browser 2011 adalah aplikasi bagi anda insan guru dan tenaga kependidikan yang ingin mengetahui Nomor Unik Tenaga Pendidik dan Kependidikan (NUPTK) terbaru. Dengan maraknya Sertifikasi Guru dimana salah satu syaratnya harus memiliki NUPTK, maka NUPTK web browser wajib diperuntukkan untuk guru mengakses database NUPTK online yang berisi database PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) Indonesia yang bertugas baik di dalam Negeri maupun di luar Negeri. Proses update data hanya diperuntukkan bagi pengguna yang sudah diijinkan memiliki akun NUPTK.
NUPTK web browser adalah software untuk melihat NUPTK terbaru yang dibuat oleh Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) Republik Indonesia.
Penggunaan software ini cukup mudah. Jalankan software ini, kemudian pilih kata kunci pencarian. Kata kunci terdiri dari pencarian nuptk, nama PTK, sekolah/madrasah, sekolah luar negeri, pendidikan non formal dan pengawas. Setelah kata kunci dipilih, klik tombol cari untuk mengakses database secara online.
Jika anda masih belum mempunyai software nuptk web browser, dapat di download di situs resmi ditjen pmptk disini. Jika di situs resmi ada masalah, dapat mengunduh software nuptk web browser downloader disini. Software NWB downloader berguna untuk mengunduh secara langsung software nuptk web browser versi terbaru di situs mirror.

Download NUPTK Web Browser

Link utama unduk disini

Mirror disini dan disini

Artikel Pendidikan

 

© Copyright SMP Trijaya Bekri 2012 | Design by Ahmad Habibullah | Published by HMC Templates | Powered by Blogger.com.